Minggu, 08 Desember 2019 11:00

​Serikat Buruh Desak Pemkab Pasuruan Tindak Tegas Perusahaan Tak Taat Aturan

Senin, 09 September 2019 21:31 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Ahmad Fuad
​Serikat Buruh Desak Pemkab Pasuruan Tindak Tegas Perusahaan Tak Taat Aturan

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ratusan buruh mendatangi Kantor Pemerintah Kabupaten Pasuruan di Jl. Hayam Wuruk, Kota Pasuruan, Senin (9/9). Kedatangan mereka untuk mendesak Pemkab Pasuruan agar menindak perusahaan-perusahaan yang tidak menaati aturan pemerintah daerah, khususnya Peraturan Daerah nomor 22 tahun 2012 yang menerangkan Sistem Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Dalam Perda tersebut, Pasal 32 menyebutkan bahwa Perusahaan Penyedia Jasa Pekerja/buruh sebelum melakukan kegiatan harus memiliki izin dan izin operasional yang dikeluarkan oleh SKPD, serta syarat-syarat yang berlaku.

Syarat-syarat dimaksud, di antaranya berbadan hukum, memiliki kantor permanen di daerah atas nama badan hukum, tersedianya sarana dan prasarana pelatihan kerja yang disesuaikan dengan jenis pekerjaannya, menyetor uang kepada bank Pemerintah dalam bentuk deposito sebesar Rp 250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah).

"Tapi faktanya, buruh yang ada di Kabupaten Pasuruan hanya dimanfaatkan sesaat oleh perusahaan. Begitu mereka pensiun, pengabdiannya tidak dihargai, gajinya tidak sesuai UMK, outsourcing tidak punya kantor di Pasuruan sendiri, sehingga mereka sulit menyampaikan aspirasinya," ujar Soegeng Wahyudi selaku koordinator aksi dalam orasinya.

Dalam demo tersebut, sejumlah perwakilan aksi ditemui oleh Asisten I Anang Saiful Wijaya.

Sementara saat dikonfirmasi BANGSAONLINE.com, Anang menjelaskan bahwa untuk memenuhi permintaan para pendemo, maka dibutuhkan revisi Perda No. 22 Tahun 2012. "Karena pijakan kita berdasarkan undang-undang No 23 Tahun 2014 menyatakan Pengawasan tenaga kerja itu dialihkan ke Provinsi," jelasnya di Kantor Pemkab.

Namun menurut Anang, perda tersebut hingga sekarang belum direvisi. "Secepatnya kita revisi. Nanti kita undang dari pihak buruh dan perusahaan semua," pungkasnya. (afa/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 21 November 2019 23:31 WIB
MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Meluasnya kabar keberadaan destinasi wisata alam pohon besar yang mempunyai akar seribu di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, membuat warga setempat penasaran. Kini, pohon akar seribu itu telah menjadi daya tarik da...
Senin, 02 Desember 2019 15:43 WIB
Oleh: Nico Ainul Yakin (Wakil Ketua DPW Nasdem Jawa Timur)HUT ke-8 Partai NasDem yang digelar DPW Partai NasDem Jawa Timur di JX International Surabaya (23/11/2019) lalu berjalan meriah dan sukses. Ribuan kader NasDem dari pelosok Jawa Ti...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...