Sabtu, 24 Agustus 2019 10:37

Usai Wabah Hepatitis A, Ketua DPRD Pacitan Ajak Masyarakat Bantu Gairahkan Kembali Wisata

Minggu, 14 Juli 2019 15:51 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Usai Wabah Hepatitis A, Ketua DPRD Pacitan Ajak Masyarakat Bantu Gairahkan Kembali Wisata
Ronny Wahyono, Ketua DPRD Pacitan.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono mengajak seluruh pihak, tidak terkecuali media massa, bersinergi memulihkan kepercayaan publik pasca wabah Hepatitis A. Hal ini dilakukan agar para wisatawan kembali bergairah datang ke Pacitan.

Sebab, menurunnya jumlah wisatawan ke Pacitan belakangan ini ditengarai akibat mewabahnya penyakit yang menyerang organ hati tersebut. Ia mengungkapkan, baru-baru ini ada sekitar 3.000 orang yang membatalkan kunjungan ke Pacitan akibat adanya wabah Hepatitis A.

"Reservasi dari perusahaan air minum kemasan yang ada di Klaten sebanyak 3.000 orang yang dibagi menjadi 2 section pada bulan September di-cancel dengan adanya hepatitis. Mereka semula hendak datang di SeaView, Pantai Teleng Ria," kata Ronny memberikan informasi terkait banyaknya wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke Pacitan melalui percakapan WhatsApp, Ahad (14/7).

Karena itu, pria yang juga digadang hendak running di Pilkada 2020 ini berharap agar para pewarta bisa memberitakan sisi positif di balik mewabahnya penyakit Hepatitis A di Pacitan tersebut.

Apalagi saat ini pemerintah melalui instansi yang ada, baik itu Kemenkes, Dinas Kesehatan Pemprov Jatim, dan kabupaten terus melakukan pemantauan dan berupaya memutus mata rantai sebaran penyakit yang menyerang fungsi hati tersebut.

"Orang yang terserang Hepatitis A lantas sembuh, justru akan mendapatkan kekebalan seumur hidup meski tidak dilakukan vaksin. Ini informasi yang saya baca dari pemberitaan media. Sehingga masyarakat tidak perlu terlampau pobia dengan kasus tersebut," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Pacitan, Eko Budiono, langsung bergerak melakukan kunjungan ke rumah saudara Puguh yang beralamatkan di belakang Toko Enggal Dua Kelurahan Baleharjo, Kecamatan Pacitan. Hal ini dilakukan guna memastikan yang bersangkutan terserang Hapatis A ataukah tidak.

"Saat kami datang yang bersangkutan sedang pergi ke Tulakan. Penjelasan dari anaknya, 15 hari yang lalu sakit diare dan telah diobati dokter. Tidak ditemukan riwayat sakit kuning," kata Eko yang disampaikan melalui pesan WhatsApp, Sabtu (13/7) petang kemarin. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...