Untuk tim SRU ketiga, lanjut Farid, memantau dari daratan. Mereka menyisir titik- titik yang dicurigai dari atas jembatan di sepanjang sungai Porong yang mengarah hingga ke muara.
Dibeberkan Farid, beberapa kendala yang dihadapi tim di lapangan saat proses pencarian di kawasan sekitar muara itu adalah banyak lumpur dan menyebabkan pendangkalan. "Termasuk pada sore hari ini, karena air lautnya surut terlihat lebih dangkal," beber Farid.
Pencarian jasad tubuh bapak dua anak ini sempat dihentikan sementara selama 1 jam lebih, demi keselamatan personel di lapangan. Hal itu disebabkan di lokasi pencarian terjadi hujan deras disertai petir.
"Tadi siang sekitar pukul 12.00 WIB pencarian jasad korban sempat dihentikan. Namun kemudian dilanjutkan lagi sekitar pukul 13.10 WIB karena hujan sudah berhenti," tambah Farid.










