Minggu, 20 Januari 2019 23:18

Terjerat UU ITE, Aktivis Anti Korupsi Trijanto Resmi Ditahan

Kamis, 10 Januari 2019 17:38 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Akina Nur Alana
Terjerat UU ITE, Aktivis Anti Korupsi Trijanto Resmi Ditahan
Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Aktivis anti korupsi tersangka dugaan pelanggaran UU ITE Mohamad Triyanto ditahan oleh Polres Blitar, Kamis (10/1/2019). Triyanto ditahan usai memenuhi wajib lapor yang harus dijalaninya dua kali seminggu.

Kabar penahanan Triyanto ini dibenarkan Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanudin. "Benar, hari ini penyidik Satreskrim telah menerbitkan surat perintah penahanan terhadap tersangka. Mohamad Triyanto dalam perkara UU ITE," ungkap Iptu Burhanurin, Kamis (10/1/2019).

Menurut dia, surat perintah penahanan terhadap Triyanto disampaikam saat yang bersangkutan datang ke Polres Blitar untuk malaksanakan wajib lapor. Penyidik, kata Burhan, memiliki pertimbangan obyektif maupun subyektif dalam melakukan penahanan dan semua sudah sesuai dengan KUHAP. 

"Memang sempat ada pengajuan penangguhan penahanan. Itu merupakan hak tersangka. Namun penyidik punya pertimbangan dan semua itu sudah sesuai apa yang ada dalam KUHAP," paparnya.

Dihubungi terkait hal ini, Hendi Priyono kuasa hukum Triyanto mengatakan penahanan terhadap klienya cukup mengejutkan. Pasalnya sejauh ini Triyanto sangat kooperatif.

Bahkan aktivis anti korupsi itu tak pernah absen dari wajib lapor pada hari Senin, dan Kamis. Kliennya, kata Hendi juga tidak berusaha melarikan diri, tidak menghilangkan barang bukti dan tidak mengulangi perbuatan. Triyanto juga tidak akan mempersulit proses hukum seperti yang dilakukan selama ini.

"Dulu kami sudah mengajukan permohonan tidak ditahan dan sudah disetujui, kenapa sekarang ada penahanan," kata Hendi.

Triyanto ditetapkan tersangka, setelah mengunggah informasi adanya surat panggilan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk Bupati Blitar, Rijanto di akun facebooknya. Surat KPK itu dipastikan palsu. Oleh penyidik Polres Blitar, Triyanto dianggap melakukan penyebaran kabar hoax dan melanggar UU ITE.

Mohamad Triyanto dilaporkan Bupati Blitar, melalui Kabag Hukum Pemkab Blitar. Dalam kasus ini Triyanto dijerat dengan UU ITE, dan pasal lain dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (ina/ian)

Jumat, 28 Desember 2018 23:10 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Kampung Toronan Semalam yang berada di Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Pamekasan, Madura memiliki keindahan tersendiri yang bisa dinikmati para wisatawan. Kampung ini cukup unik lantaran bunga Sakura yang kerap...
Rabu, 16 Januari 2019 09:58 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo*17 JANUARI 2019 diagendakan pagelaran akbar berdemokrasi yang konon dinanti banyak orang. Konon saja mengingat situasinya sudah dipahami oleh khalayak mengenai materi yang diperbincangkan, bukan yang diperdebatkan. Inilah pe...
Sabtu, 19 Januari 2019 12:37 WIB
Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KH A Musta'in Syafi'ie M.AgAl-Isra': 20-22 20. kullan numiddu haaulaa-i wahaaulaa-i min ‘athaa-i rabbika wamaa kaana ‘athaau rabbika mahtsuuraanKepada masing-masing (golongan), baik (golongan) ini (yang menginginkan dunia) maupun (gol...
Sabtu, 10 November 2018 10:00 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...