Minggu, 09 Agustus 2020 12:28

Pakde Karwo Turut Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Non Tol Suramadu

Minggu, 28 Oktober 2018 00:16 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Pakde Karwo Turut Dampingi Presiden Jokowi Resmikan Jembatan Non Tol Suramadu

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo mendampingi kunjungan kerja Presiden RI Joko Widodo meresmikan jembatan non tol biasa Surabaya - Madura (Suramadu). Peresmian jembatan non tol tersebut dilakukan di atas jembatan utama Suramadu, pada Sabtu (27/10).

Pakde Karwo, sapaan akrabnya, mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Presiden Jokowi yang secara resmi memberlakukan jembatan non tol Suramadu yang menghubungkan dua daerah di Jatim melewati Selat Madura itu.

Bedasarkan data yang ada, panjang Jembatan Suramadu membentang sejauh 5.44 km yang dapat dilalui oleh dua ruas kendaraan baik motor, mobil dan bis hingga truk yang melintas.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi menjelaskan, pada tahun 2015 lalu berdasarkan masukan dari Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama hingga Ikatan keluarga Madura yang intinya agar tarif tol untuk kendaraan bermotor digratiskan. Masukan tersebut, oleh pemerintah kemudian dikaji dan diputuskan bahwa untuk tarif tol bagi pengguna kendaraan bermotor digratiskan.

Selanjutnya, pada tahun 2016, bedasarkan usulan dari para kiai, ulama, dan tokoh masyarakat kembali mengajukan usulan agar tarif tol bagi kendaraan roda empat diberi penurunan tarif agar ekonomi masyarakat Madura meningkat. Akhirnya, usulan tersebut kembali dikaji dan diputuskan diturunkan sebesar 50 persen.

Namun melihat perkembangan yang ada, keberadaan tol di Suramadu belum memberikan hasil yang signifikan bagi perekonomian masyarakat Madura. Sehingga, pada tahun 2018 ini setelah melakukan pengkajian, diputuskan bahwa Jembatan Tol Suramadu berubah nama menjadi jembatan non tol.

Presiden Jokowi memandang, bahwa selama ini keberadaan Jembatan Suramadu belum mampu mengurangi ketimpangan kemiskinan. Berdasarkan angka yang ada, angka kemiskinan di Madura cukup tinggi mencapai 4-7 persen dibandingkan dengan masyarakat Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Sementara di Jatim angka kemiskinan di Madura mencapai 16-23 persen.

Kepala Negara berharap, dengan diresmikannya Jembatan Non Tol ini, ekonomi Madura akan tumbuh baik dan maju. Khususnya, bagi investasi yang akan datang seperti properti, wisata hingga turis dari luar berkunjung ke Madura. Ini adalah keputusan atau bentuk dari rasa keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, utamanya masyarakat Madura. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...