Usai Kiai Asep memimpin istighatsah, para kiai secara berturut-turut memimpin doa kemenangan Khofifah-Emil. Yang menarik, ketika giliran Kiai Jakfar, kiai kharismatik Ponorogo. Kiai yang berpenampilan khas busana Ponorogo yaitu pakai blangkon berekor dengan setelan baju hitam, namun dikombinasi dengan surban putih itu memberikan testimoni yang membuat ribuan massa tertawa.
”Saya dulu, dalam dua kali pilgub, tak pernah memilih Bu Khofifah. Saya selalu memilih Pak Karwo. Tapi pada pilgub kali ini istri saya minta memilih Bu Khofifah. Saya (awalnya) langsung menolak. Tapi istri saya merayu terus. Dia bilang kasihan bu Khofifah. Kan Bu Khofifah perempuan. Akhirnya saya cari foto-foto bu Khofifah. Ternyata saya lihat ini orang baik. Bu Khofifah ini pemimpin yang selama menjabat menteri mulai presiden yang dulu (Gus Dur) tak pernah cacat. Tak pernah terdengar korupsi. Bu Khofifah tak pernah terlibat masalah yang negatif. Bu Khofifah juga pemimpin berprestasi dalam menjalankan tugas,” katanya.
Kiai Jakfar akhirnya memutuskan mendukung Khofifah. ”Akhirnya saya putuskan mendukung Bu Khofifah. Bahkan setiap saya memberikan tausiyah di masyarakat saya selalu minta agar masyarakat mendukung dan memilih Bu Khofifah,” kata Kiai Jakfar yang disambut tepuk tangan ribuan massa yang hadir.
Karena itu Kiai Jakfar minta agar para ibu-ibu mencontoh istrinya, yaitu terus memberikan penjelasan kepada para kiai dan suaminya tentang prestasi dan kejujuran Khofifah. Ribuan massa yang mendengarkan secara khidmat itu langsung koor mengiyakan.










