Sabtu, 21 Juli 2018 20:35

Praperadilan Ditolak, Proses Hukum Lurah Garum Berlanjut

Senin, 16 April 2018 14:52 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Praperadilan Ditolak, Proses Hukum Lurah Garum Berlanjut

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Hakim Pengadilan Negeri (PN) Blitar menolak permohonan praperadilan Lurah Garum, Bambang Cahyo Widodo, tersangka kasus pungutan liar, dengan lawan Polres Blitar. Penolakan itu dibacakan hakim tunggal Mulyadi Aribawa SH, Senin (16/04/2018).

Dengan demikian, status tersangka Bambang dianggap sah dan proses hukum tetap berlanjut.

Humas PN Blitar Cristina Simanulang mengatakan yang dimohonkan kuasa hukum Bambang Cahyo Widodo adalah masalah administrasi penetapan Lurah Garum tersebut sebagai tersangka dan penyitaan barang bukti.

Dalam pertimbangannya, hakim praperadilan menyatakan bukti yang diajukan pemohon dalam hal ini kuasa hukum Lurah Garum tidak kuat dan kurang memenuhi syarat. Sementara bukti-bukti dari pihak lawan dalam hal ini Polres Blitar justru sudah memenuhi syarat.

"Bukti-bukti yang diajukan dari pemohon tidak kuat. Sementara pihak lawan mampu membuktikan dan memenuhi syarat baik pemeriksaan, keterangan saksi, keterangan ahli, serta ada surat izin sita yang dari dasar semua itu akhirnya ada penetapan tersangka," papar Christina Simanulang, Senin (16/04/2018).

Mulyono SH, kuasa hukum Bambang Cahyo Widodo mengatakan, dengan ditolaknya praperadilan pihaknya menyatakan akan mengikuti proses hukum selanjutnya sesuai prosedur. Menurut dia, pengajuan praperadilan tersebut memang merupakan hak Bambang Cahyo Widodo.

"Selanjutnya kami akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Termasuk pembuktian beberapa materi pokok perkara," jelas Mulyono.

Sementara Kasubag Hukum Iptu Burhanudin mengatakan, saat ini berkas proses hukum terhadap Bambang sudah dinyatakan lengkap atau sudah P21. Selanjutnya dari Satreskrim Polres Blitar masih akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Blitar untuk melakukan pelimpahan barang bukti dan tersangka.

"Selanjutnya akan kita limpahkan ke kejaksaan karena berkas sudah dinyatakan P21," papar Burhanudin.

Untuk diketahui, Bambang Cahyo Widodo Lurah Garum, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar terciduk operasi tangkap tangan (OTT) saat melakukan pungli kepada salah seorang warganya. Bambang diciduk di rumahnya lingkungan Jurang Menjing, RT 4 RW 1 Kelurahan Garum, Kecamatan Garum. Pungli yang dilakukan tersangka terkait dengan pengurusan sertifikat tanah. Polisi menyita uang tunai sebesar Rp 9 juta. Selain uang tunai, polisi juga mengamankan 6 berkas map turunan letter C yang sudah dipecah, serta sebuah HP. (ina/rev)

Oleh: Suparto Wijoyo*
Rabu, 18 Juli 2018 16:49 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo* KABAR pating semliwer memenuhi angkasa dan terhelat dalam belantara bumi nusantara. Para petinggi dan penglamun kekuasaan sedang merancang skenario untuk dapat bertahan, tidak hendak beringsut, tak rela bergeser, apalagi l...
Selasa, 03 Juli 2018 04:36 WIB
Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag
Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie M.Ag. . .   Fa-idzaa jaa-a wa’du uulaahumaa ba’atsnaa ‘alaykum ‘ibaadan lanaa ulii ba'sin syadiidin fajaasuu khilaala alddiyaari wakaana wa’dan maf’uulaan (5).Teks ayat kaji ini jelas sekali, beta...
Dr. KH. Imam Ghazali Said
Sabtu, 21 Juli 2018 10:50 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<...
Senin, 16 Juli 2018 20:00 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Obyek wisata Pantai Kelapa yang berada di Kelurahan Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban terus berbenah. Beberapa fasilitas penunjang di kawasan obyek wisata pantai tersebut dirombak dan ditambah guna meningkatkan day...