Fashion On the Pedestrian, Pamerkan Motif Batik Sekar Jagad Blambangan

Para peragawan dan peragawati ini membawakan busana batik hasil desain sendiri maupun hasil kolaborasi dengan desainer lokal. Peserta yang berlenggak lenggok di atas catwalk sepanjang 100 meter ini terbagi atas kategori anak yang membawakan tema busana kasual, remaja dengan tema busana pesta dan dewasa yang membawakan busana kerja.

Saat pertunjukkan dimulai, para model lokal ini pun tampil layaknya model profesional. Dimulai dengan kategori anak, beragam busana batik kasual dengan warna-warna cerah pun mendominasi.

Berlanjut dengan kategori remaja yang membawakan busana pesta, kain batik berhasil disulap menjadi aneka busana yang berkesan elegan dan mewah. Sedangkan di busana kerja yang dibawakan oleh kategori dewasa, para model pun tampil dengan desain busana yang lebih formal.

"Event ini upaya kita untuk membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap batik khas Banyuwangi. Melalui even ini kami juga ingin membuat industri batik daerah terus bergairah. Dari 20 motif klasik yang dulu dominan diproduksi pengrajin, Banyuwangi sekarang punya sedikitnya 62 motif batik. Mari terus bersinergi mengangkat kualitas batik yang semakin diminati,” kata Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko saat membuka Fashion On the Pedestrian.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: