T: Alasannya Kiai?
J: Alasannya saya kira banyak sekali. Dan semuanya bersifat prinsip. Misalnya alasan para kiai, bahwa Dr Said sejak menjadi Ketua Umum PBNU, tidak pernah memperkuat ideologi NU, yaitu Ahlussunnah Wal-Jamaah, dan justru menggerogoti dan merusak NU dari dalam.
(Baca: Kasus Syiah di Bondowoso, Said Aqil Nyeleweng Jika Tak Patuhi Risalah Mbah Hasyim)
Kita semua tahu, bahwa para masyayikh mendirikan NU tujuannya untuk menjaga akidah umat agar tetap kokoh dalam bingkai Ahlussunnah Wal-Jamaah, seiring dengan masuknya banyak aliran ideologi ke Indonesia, menjelang berdirinya NU, seperti ideologi Syiah, Wahabi dan lain-lain. Sementara Dr Said Agil, justru mengikuti, dan menyebarkan ideologi Syiah dan Hizbut Tahrir melalui mesin organisasi NU. Ini alasan pertama. Ini masalah serius. Para kiai yang punya ghirah kepada akidah, terutama yang duduk di jabatan struktural, jangan pura-pura tidak tahu terhadap persoalan ini. Syiah dan Hizbut Tahrir, masuk dalam kategori di luar Ahlussunnah Wal-Jamaah.










