KH Muhammad Hasan selaku juru bicara long march kepada bangsaonline.com mengungkapkan bahwa PCNU Bondowoso sudah mengeluarkan surat edaran dengan dilandasi kutipan kitab Risalah Ahlussunah Wal-Jamaah karangan pendiri NU Hadratussyaikh Muhammad Hasyim Asy-ari (Mbah Hasyim) yang intinya menghukumi sesat Syiah.
”Dalam risalah itu jelas disebutkan bahwa akan datang suatu jamaan sekelompok orang mencaci sahabat. Maka kalian tidak boleh makan, minum dan salat dengan mereka. Kalau kalian makan, minum dan salat dengan mereka, maka kalian akan dilaknat oleh Allah Swt,” kata Kiai Muhammad Hasan. Yang dimaksud mereka yang mencaci sahabat itu adalah penganut Syiah.
Karena itu Kiai Muhammad Hasan secara tegas mengatakan, siapapun yang menjabat di struktur NU setelah Mbah Hasyim, maka wajib mematuhi risalah yang sudah digariskan oleh pendiri NU Hadratussyaikh Muhammad Hasyim Asy’ari itu. Kalau tidak mematuhi risalah Mbah Hasyim, tegas dia, maka siapapun– termasuk Said Aqil Siroj - berarti batal, ditolak dan menyeleweng dari garis ajaran NU.
(Baca: KHA Hasyim Muzadi: Kita Sakit Hati Sahabat Nabi Dihujat Syiah, Tapi Harus Menahan Diri)










