Jumat, 21 Februari 2020 17:08

Tafsir Al-Hijr 78-79: Andai Nabi Syu'aib A.S Menjadi Presiden RI

Kamis, 11 Februari 2016 08:57 WIB
Tafsir Al-Hijr 78-79: Andai Nabi Syu
Jokowi. foto: merdeka

Oleh: Dr. KHA Musta'in Syafi'ie MAg. . .  

BANGSAONLINE.com - "Wa in kana ashabul aykati la zalimin. Fantakamna minhum, wa innahuma la bi imamin mubin."

Setelah bicara kaum Luth, kini Tuhan mengangkat ash-hab al-aikah, kaum nabi Syu'aib A.S. Aikah adalah nama daerah yang sangat subur, sumber air berlimpah dan pepohonan menghijau di mana-mana. Ayat lain menyebut daerah Syu'aib ini dengan Madyan, " wa ila Madyan akhahum syu'aiba" (Hud: 84).

Pertumbuhan ekonominya sangat pesat dan hampir semua sektor ramai, utamanya perdagangan. Syu'aib harus kerja keras memberi nasehat agar mereka berlaku jujur, tidak mengurangi timbangan, tidak mengurangi takaran, mensyukuri rejeki, segera beriman dan beribadah kepada Allah SWT.

Walhasil, nabi Syu'aib itu sangat pandai berkomunikasi dengan rakyat, jagoan di bidang public relation, sangat santun dan penyabar. Syu'aib mengemban dua amanat kenabian, yakni berdakwah dan bernegara. Dalam mengatur pemerintahan, Syu'aib tercatat sebagai sukses dan bersama umat memajukan ekonomi negara. Bisa dikata, hampir tidak ada keluhan soal ekonomi.

Tapi sayang, Syu'aib kurang sukses di bidang dakwah. Tidak semua umat beriman, bahkan beberapa elite menentang dan memusuhi, tapi tidak mampu. Hal itu karena Syu'aib punya pengikut yang lebih kuat dibanding mereka. Kehidupan negeri Aikah atau Madyan ini berjalan indah dan harmonis. Hal itu karena Syu'aib pandai menghormati mereka, santun dan tidak pernah mengintervensi kelompok mereka.

Tidak sama dengan Jokowi yang hari ini dicacimaki karena dianggap tidak mampu mengatur ekonomi. Ditambah gayanya sok lugu, tapi kebijakannya sangat sadis mengintervensi rumah tangga partai lain. PPP terbelah dan Golkar berantakan. Apa ini ulah Megawati yang terkenal pendendam itu?. Itu-itung melampiaskan dendam kepada partai bikinan pak Soeharto yang dulu menjatuhkan bapaknya.

Penulis yakin tidak, sebab manusia normal, biasanya makin tua makin salih dan pemaaf. Dari paparan di atas, tipe nabi Syu'aib A.S. sangat cocok memimpin negeri ini. Di samping penyabar, santun, akomodatif, pandai berkomunikasi, pandai pula memajukan ekonomi. 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...