Bentrok Gangster di Surabaya, 6 Orang Luka

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tawuran antargangster terjadi di sekitar SD Al-Mizan, Jalan Candi Lontar pada Minggu (30/8/2026) dini hari. Bentrokan antara gangster asal Gresik, SPARTA, dan ANJALUTUNG dari Surabaya Barat mengakibatkan 6 orang luka dan harus dirawat di rumah sakit.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, menyebut peristiwa bermula saat sekitar 25 anggota SPARTA mendatangi Surabaya untuk membalas dendam atas pemukulan salah satu anggotanya. Saat melintas di depan SD Al-Mizan, mereka dihadang kelompok ANJALUTUNG dan terjadi pengeroyokan.

“Pengeroyokan dilakukan dengan menggunakan paving block. Enam korban mengalami luka, salah satunya S dengan luka di kepala hingga tujuh jahitan,” kata Hadi saat dikonfirmasi, Minggu (20/9/2026).

Korban lain, AO, mengalami luka bakar di telapak tangan, MI luka memar di wajah, RF memar di kepala, AR luka di tangan, dan IM luka di kepala akibat lemparan paving block.

Polisi menetapkan 7 tersangka berinisial KR, MH, SP, FR, MS, MAI, dan F. Dari pemeriksaan awal, KR diduga memukul wajah korban dan melempar paving block, MH dan SP memukul RF, FR menempelkan tangan AO ke knalpot hingga terbakar, sementara MS dan MAI memukul MI, serta F memukul RF.

Barang bukti berupa paving block, pakaian saat kejadian, serta hasil visum korban telah diamankan. Kasus ini diproses sebagai dugaan tindak pidana pengeroyokan dan/atau penganiayaan sesuai Pasal 262 KUHP dan/atau Pasal 466 KUHP. (rus/mar)