Ringkasan Berita
- Kebakaran melanda Sentra PKL di Jalan Lidah Wetan, Surabaya, menghanguskan empat warung pada Selasa malam tanggal 25 Agustus 2026. Sebanyak 8 unit mobil pemadam dikerahkan dan api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam.
- Penyebab dugaan sementara adalah korsleting listrik di salah satu warung, namun kepastiannya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Angin kencang dan material bangunan kayu membuat api cepat menjalar.
- Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api pertama kali terlihat muncul dari sebuah warung nasi sebelum meluas ke warung lainnya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kebakaran melanda Sentra PKL RT 3 di Jalan Lidah Wetan 5, Kecamatan Lakarsantri, pada Selasa (25/8/2026) malam.
Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang menghanguskan empat warung di kawasan Gerbang Selatan Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.35 WIB. Petugas membutuhkan waktu kurang dari satu jam untuk mengendalikan kobaran api.
Kepala Rayon Pemadam Kebakaran Surabaya Selatan, Koharjunaidi, menyebut pengerahan armada dilakukan segera setelah laporan diterima.
“Total ada 8 unit kita kerahkan. Setelah kurang dari 1 jam, api berhasil kita padamkan,” ujarnya.
Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik di salah satu warung. Namun, kepastian masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.
“Untuk dugaan sementara, penyebabnya korsleting listrik. Tapi untuk pastinya tunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian,” katanya.
Sebelum petugas tiba, api sudah membesar dan menyambar sejumlah warung lain. Kondisi angin kencang membuat kobaran api cepat menjalar.
Warga setempat, Iwan, mengatakan sebagian besar bangunan warung terbuat dari kayu sehingga mudah terbakar.
“Api dengan cepat merambat karena kondisi angin sangat kencang. Apalagi warung-warung tersebut rata-rata terbuat dari kayu,” ucapnya.
Seorang pengunjung, Rambo, mengaku melihat api muncul dari salah satu warung nasi sebelum meluas.
“Tiba-tiba api keluar dari salah satu warung nasi itu. Terus membesar dan cepat membakar warung ini,” tuturnya.
Ia bersama warga kemudian melaporkan kejadian kepada petugas damkar. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang. (mg4/rom)










