Kejar Musim Hujan, Pemasangan Atap Stadion GDJ Kediri Dipacu dengan Tiga Crane

Ringkasan Berita
  • Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati di Kediri memasuki tahap pemasangan konstruksi rangka atap dengan nilai proyek sekitar Rp57 miliar, dengan 70% bobot pekerjaan pada atap dan 30% pada pengembangan kawasan.
  • Pemasangan atap diprioritaskan untuk diselesaikan sebelum musim hujan dengan menggunakan tiga crane secara bersamaan, menargetkan penyelesaian rangka pada pertengahan September 2026.
  • Progres pekerjaan hingga 23 Agustus 2026 menunjukkan deviasi positif sebesar 35,443%, dengan pekerjaan rangka telah menyambung dari sisi selatan ke sisi barat dan timur stadion.
  • Pembangunan dinding penahan tanah di sisi timur dan selatan dilakukan untuk mencegah longsor, sementara akses jalan di utara stadion direncanakan diperlebar dari satu menjadi dua jalur.
  • Pemerintah Kabupaten Kediri memastikan standar keamanan sesuai rekomendasi PSSI dan menargetkan penyelesaian seluruh proyek dalam 180 hari kalender, yaitu pada 29 November 2026.

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, memasuki tahap ketiga dengan pekerjaan pemasangan konstruksi rangka atap.

Proyek senilai sekitar Rp57 miliar tersebut pada tahap ini memfokuskan 70 persen bobot pekerjaan pada pemasangan konstruksi rangka dan penutup atap.

Sementara itu, 30 persen pekerjaan lainnya berupa pengembangan kawasan atau site development yang meliputi pembangunan dinding penahan tanah di luar stadion serta jalan kawasan.

Pemasangan atap menjadi prioritas untuk mengejar penyelesaian sebelum musim penghujan, dengan proses pemasangan rangka dipercepat menggunakan tiga crane yang dioperasikan secara bersamaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, Rabu (26/8/2026).

"Dengan menggunakan tiga crane ini kita harapkan di pertengahan September pemasangan rangka sudah selesai dan tinggal memasang atap," kata Irwan.

Irwan menjelaskan, penggunaan tiga crane secara bersamaan terbukti mempercepat pekerjaan berdasarkan target yang ditetapkan setiap pekan.

Pemasangan rangka yang dimulai pada 23 Juli dari sisi selatan stadion tersebut kini telah menyambung hingga bagian atap sisi barat dan timur.

"Sebagian pekerja juga mulai bergeser mengerjakan rangka atap sisi utara. Dari laporan per 23 Agustus, deviasi pekerjaan plus 35,443 persen," ungkap Irwan.

Pada pekerjaan pengembangan kawasan, pekerja mulai menggarap dinding penahan tanah di luar stadion sisi timur dan selatan.

Pembangunan dinding tersebut dilakukan untuk mencegah longsor karena elevasi tanah di kawasan stadion lebih tinggi dibandingkan lahan di sekitarnya.

Menurut Irwan, Pemerintah Kabupaten Kediri juga memperhatikan standar keamanan dan keselamatan dalam pembangunan Stadion GDJ sesuai rekomendasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Selain bangunan stadion, kawasan di sekitarnya turut menjadi perhatian, terutama untuk mendukung keamanan dan kelancaran mobilitas suporter.

Akses jalan di sebelah utara stadion yang saat ini hanya memiliki satu jalur direncanakan diperlebar sekaligus ditambah satu jalur, sedangkan pekerjaan di sisi selatan ditangani Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

"Akses jalan bagian utara yang saat ini satu jalur rencananya akan ditambah satu jalur sambil kita konsultasikan intens dengan PSSI," tambahnya.

Irwan berharap capaian progres pembangunan yang telah berjalan dapat dipertahankan sehingga seluruh pekerjaan selesai sesuai jadwal yang ditetapkan dalam kontrak.

Berdasarkan kontrak kerja, pelaksanaan pembangunan dijadwalkan berlangsung selama 180 hari kalender, terhitung sejak 3 Juni hingga 29 November 2026. (uji/van)