DPRD Kabupaten Mojokerto Sepakati KUA-PPAS 2027, Progres Pembebasan Lahan Ibu Kota Baru 90 Persen

MOJOKERTO,BANGSAONLINE.com - DPRD Kabupaten Mojokerto menyepakati KUA-PPAS 2027 sekaligus menandatangani nota kesepakatan pembangunan kawasan pusat pemerintahan untuk mendukung pemindahan ibu kota kabupaten.

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto digelar di Graha Whicesa, Selasa (18/8/2026), dengan agenda penandatanganan kesepakatan bersama atas Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027.

Rapat tersebut juga mengagendakan penandatanganan nota kesepakatan antara Bupati Mojokerto dan DPRD mengenai pelaksanaan subkegiatan tahun jamak pembangunan kawasan pusat pemerintahan dalam rangka pemindahan ibu kota Kabupaten Mojokerto.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto Ainy Zuhro dan dihadiri langsung Bupati Mojokerto H Muhammad Al Barra beserta jajaran pimpinan daerah serta anggota dewan.

Usai penandatanganan, Gus Barra, sapaan akrab Bupati Mojokerto, memberikan keterangan kepada awak media mengenai langkah lanjutan Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam penyusunan anggaran ke depan.

“Yang jelas, kami akan menyelesaikan program-program yang menjadi prioritas daerah untuk jangka menengah maupun jangka panjang sesuai dokumen KUA-PPAS yang telah disepakati ini,” ujar Gus Barra.

Terkait progres pemindahan ibu kota Kabupaten Mojokerto, Gus Barra mengungkapkan proses pembebasan lahan saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

“Saat ini kami masih fokus pada proses pembebasan lahan. Progresnya mencapai 90 persen, karena yang kami selesaikan saat ini adalah dokumen LSD-nya. Nanti setelah dokumen LSD resmi keluar, baru seluruh pembayaran dan proses selanjutnya dapat kami laksanakan secara menyeluruh,” jelas Gus Barra.

Penandatanganan KUA-PPAS 2027 menjadi tonggak awal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Mojokerto untuk tahun berikutnya.

Kesepakatan tersebut diharapkan dapat mendorong percepatan pembangunan, termasuk proses pemindahan ibu kota kabupaten ke kawasan pusat pemerintahan baru.

"Alhamdulillah, pelaksanaan rapat paripurna berjalan dengan lancar dan kondusif," ungkap Ayni Zuroh. (ris/van)