Kegiatan tersebut diikuti Pemerintah Kabupaten Gresik, akademisi, tenant kawasan, masyarakat pesisir, dan pelaku industri.
Forum itu digelar untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menegaskan peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.
BACA JUGA:Petronite Fest 2026 Libatkan 670 UMKM, Wabup Gresik Beri Apresiasi: Dongkrak Ekonomi Daerah
Menurutnya, peringatan tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata dan kolaborasi lintas sektor.
"Butuh kolaborasi bersama industri, masyarakat pesisir, dan seluruh pemangku kepentingan. Kami mengapresiasi sinergi yang telah dibangun, termasuk perlindungan jaminan sosial bagi nelayan serta rehabilitasi kawasan pesisir melalui penanaman mangrove," ujarnya.
BACA JUGA:BPJS Gresik Dukung Peluncuran Program Prolanis Muda, Sasar Generasi Produktif Cegah Penyakit Kronis
Halaman:










