1.000 Buruh Pabrik Triplek Jombang Terancam PHK Massal

1.000 Buruh Pabrik Triplek Jombang Terancam PHK Massal Buruh pabrik PT SGS Jombang.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Lebih dari 1.000 pekerja pabrik triplek milik PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Diwek, dipastikan terkena kebijakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Manajemen perusahaan menyebut langkah ini terpaksa diambil demi efisiensi operasional.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Jombang, Isawan Nanang Risdiyanto, membenarkan adanya laporan resmi dari manajemen PT SGS. 

“Dari total keseluruhan 2.100 buruh yang bekerja di sana, sekitar 1.000 orang di antaranya masuk dalam daftar PHK. Surat pemberitahuannya sudah kami terima,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, Disnaker Jombang sebenarnya rutin melakukan pemantauan hubungan industrial. Namun, eskalasi terjadi cepat setelah HRD PT SGS mengabarkan rencana pengurangan staf pada 5 Juni 2026. 

Dampaknya, operasional pabrik langsung dipangkas dari tiga shift menjadi dua shift, dengan fokus PHK pada tenaga produksi utama.

Disnaker Jombang menjadwalkan pemanggilan manajemen PT SGS untuk mencari jalan tengah agar nasib pekerja terselamatkan dan iklim investasi tetap stabil. 

Sementara itu, upaya konfirmasi langsung ke pihak perusahaan belum membuahkan hasil karena pimpinan masih rapat dengan kantor pusat di Jakarta.

Ketua Serikat Buruh Plywood Jombang (SBPJ), Hadi Purnomo, menolak keputusan sepihak tersebut. 

“Perusahaan menargetkan proses PHK ini rampung per 30 Juni 2026. Menurut kami, mekanisme ini sangat tidak prosedural dan menyalahi ketentuan UU Ketenagakerjaan, PP Nomor 35, serta UU Cipta Kerja. Kami tegas menolak,” paparnya. (aan/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO