Menurutnya, amanah tersebut menunjukkan NU mampu menjadi jembatan kolaborasi antara ulama, pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, dan masyarakat.
“Ini bukan sekadar penyaluran hewan kurban, tetapi juga simbol kuatnya ukhuwah basyariah dan sinergi sosial di Kota Surabaya. Kami bersyukur banyak pihak mempercayakan hewan kurbannya kepada PCNU Surabaya. Mulai dari pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha, hingga mitra kelembagaan semuanya menunjukkan kepedulian yang luar biasa,” tuturnya.
Ia menilai semangat kolaborasi perlu terus dijaga karena persoalan sosial masyarakat tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri.
“NU tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kebersamaan dan gotong royong dari semua elemen. Karena itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah ikut berbagi kebahagiaan Iduladha bersama warga Nahdliyin dan masyarakat Surabaya. Semoga seluruh amal ibadah kurban diterima Allah SWT dan membawa keberkahan bagi Kota Surabaya,” lanjutnya.
Perwakilan Polrestabes Surabaya menyebut bantuan hewan kurban tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kedekatan sosial dan kebersamaan dengan masyarakat melalui PCNU Surabaya.
“Kami melihat PCNU Surabaya memiliki peran besar dalam menjaga kondusivitas, persatuan, dan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Karena itu kami merasa bahagia dapat ikut berpartisipasi dalam momentum Iduladha ini. Semoga hewan kurban yang diberikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya.
Pihak Polrestabes juga berharap sinergi antara kepolisian dan tokoh agama terus diperkuat demi menjaga keamanan dan keharmonisan Kota Surabaya.
“Kebersamaan seperti ini penting untuk terus dirawat. Ulama dan aparat memiliki tanggung jawab bersama menjaga persatuan, ketenteraman, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Vincentius Jonany dari CV Victory Jaya Indonesia Surabaya. Ia mengaku bersyukur dapat kembali berbagi melalui PCNU Surabaya yang dinilai memiliki jaringan sosial kuat hingga tingkat masyarakat bawah.
“Bagi kami, Iduladha adalah momentum berbagi dan memperkuat nilai kemanusiaan. Kami percaya PCNU Surabaya memiliki kepedulian sosial yang besar dan distribusinya tepat sasaran. Karena itu kami merasa senang bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan kurban tahun ini,” ungkap Vincentius Jonany.
Ia berharap semangat kebersamaan antara dunia usaha dan organisasi sosial keagamaan dapat terus tumbuh demi menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Dunia usaha tidak hanya bicara soal bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial. Ketika pemerintah, ulama, aparat, dan pengusaha bisa berjalan bersama, maka manfaatnya akan lebih besar untuk masyarakat,” tambahnya.
Pelaksanaan distribusi hewan kurban di lingkungan PCNU Surabaya berlangsung tertib dan penuh suasana kekeluargaan.
Momentum Iduladha tahun ini sekaligus menjadi gambaran kuatnya jejaring sosial yang dibangun PCNU Surabaya bersama berbagai pihak dalam memperkuat gerakan sosial keumatan dan pelayanan masyarakat di Kota Surabaya.
Melalui semangat kurban dan berbagi, PCNU Surabaya berharap nilai ukhuwah basyariah, solidaritas sosial, dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat, tidak hanya saat Iduladha tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




