Ilustrasi. Foto: Ist
BANGSAONLINE.com - BMKG Stasiun Balikpapan mengingatkan masyarakat Kalimantan Timur untuk mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah mendeteksi 151 titik panas pada Sabtu (25/4/2026).
“Untuk itu BMKG Stasiun Balikpapan mengingatkan semua pihak tentang potensi karhutla ini,” kata Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani, Minggu (26/4/2026).
Titik panas tersebut tersebar di 6 kabupaten/kota, yakni Kota Balikpapan (1), Paser (13), Kutai Barat (10), Kutai Timur (82), Kutai Kartanegara (37), dan Berau (8). Seluruh titik panas memiliki tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok yang masih menyala agar tidak memicu kebakaran.
Sementara itu, BPBD bersama unsur terkait diminta segera melakukan pengecekan di lokasi titik panas.
“Jika rawan atau mungkin sedang terjadi karhutla, maka mereka langsung melakukan penanganan,” ucap Carolina.
Unsur pemerintah daerah lain seperti Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, dan Dinas Pemadam Kebakaran juga diharapkan memberi imbauan kepada petani dan pekebun untuk mencegah karhutla.
BMKG mencatat sehari sebelumnya, Jumat (23/4), terdapat 83 titik panas di lima kabupaten/kota, termasuk Kutai Timur (48) dan Kutai Kartanegara (20). Kondisi cuaca panas dalam beberapa pekan terakhir disebut menjadi pemicu meningkatnya titik panas di wilayah Kaltim. (rom)





