"Pada bapak ini, saya dikenalkan oleh pejabat Bea Cukai ketika saya berkeluh kesah tentang keawaman mengekspor rokok. Kawan tersebut mengintrodusir Bapak ini sebagai eksportir rokok Madura pertama dari Madura ke Asia dan Eropa. Ia satu-satunya pengusaha rokok Madura yang ekspor secara legal," pria yang akrab disapa Gus Lilur, Minggu (1/3/2026).
Menurut Gus Lilur, pengusaha tersebut berasal dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dan memiliki keterkaitan keluarga di Madura.
Istrinya berasal dari Sumenep dan saat ini berdomisili di Pamekasan. Sementara pabrik rokoknya beroperasi di Sumenep dan Pamekasan.
Dari sosok yang disebutnya sebagai pionir ekspor rokok Madura itu, Gus Lilur mengaku mendapat banyak wawasan, mulai dari pengolahan tembakau, peracikan saus rokok, manajemen pabrik, hingga mekanisme ekspor.










