Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Asluchul Alif dan pejabat Forkopimda melepas truk pemuat sampah hasil RDF untuk bahan bakar Semen Gresik.foto: Syuhud/BANGSAONLINE.
Bupati menambahkan, di TPA Ngipik dan TPST Belahanrejo telah tersedia insinerator untuk pengolahan sampah dengan sistem RDF sebagai bahan bakar ramah lingkungan pengganti batu bara.
Melalui landfill mining, timbunan sampah lama seperti plastik yang telah terpendam 10–20 tahun kini dapat diolah kembali.
RDF sampah untuk bahan bakar alternatif hasil pengolahan sampah terutama non-organik seperti plastik, kertas, melalui proses pemilahan, pencacahan, dan pengeringan untuk meningkatkan nilai kalornya dengan RDF digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil (seperti batu bara) industri.
"RDF sampah di Ngipik sudah kami kerjasamakan dengan PT SIG Tuban dan Rembang, sehingga bernilai ekonomis," bebernya.
"Untuk pengolahan sampah di Ngipik dengan RDF saat ini bisa menghasilkan 25 ton perjam.sementara di TPST Belahanrejo ditargetkan 100 ton perjam," imbuhnya
Selain TPA Ngipik dan TPST Belahanrejo, Pemkab Gresik tambah Bupati, mendorong desa-desa untuk membangun TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) penghasil briket.
Pembangunan TPS3R merupakan salah satu langkah pemerintah untuk mengurangi sampah, dan pemanfaatan sampah bernilai ekonomis di desa-desa.
"Kami mendorong desa-desa lain bangun TPS3R. Kalau tidak bisa satu desa bisa beberapa desa satu TPS3R, sehingga penanganan sampah di Gresik makin baik terlebih menghasilkan nilai ekonomis, baik dengan mengolah sampah untuk pupuk, kerajinan dan lainnya, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman menyampaikan bahwa pembangunan landfill mining dibiayai APBD Gresik tahun 2025 sebesar Rp 6 miliar.
" Pengolahan sampah di TPA Ngipik produk fraksi organik untuk tanah uruk, fraksi non organik untuk RDF dimanfatakan SIG pabrik Tuban dan Rembang dan fraksi batu krikil untuk urukan jalan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkab Gresik Sri Subaidah menambahkan, sampah TPA Ngipik hasil RDF dilakukan kerjasama dengan PT SIG Tuban sejak tahun 2024.
" Dalam kerjasama ini sampah hasil RDF dibeli SIG Rp 650 ribu perton," katanya.
Ia menambahkan, DLH dalam RDF sampah mendapatkan target pendapatan untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari DPRD Gresik.
"Tahun ini kami mendapatkan target PAD Rp 100 juta,"tandasnya. (hud/van)














