Ia menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan sekolah saat membersihkan area halaman belakang. Saat itu, api telah terlihat membakar resplang bangunan kelas di lantai dua.
“Dugaan sementara akibat korsleting kabel listrik yang menempel pada bagian resplang gedung,” jelas Kaleb.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar Pos Pare mengerahkan dua unit armada dengan enam personel.
Satu unit kendaraan operasional dari PLN bersama dua petugas juga diterjunkan untuk membantu proses penanganan.










