Rumah Warga Kediri Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik Kerugian Capai Rp200 Juta

KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri Kaleb Untung Satrio Wicaksono mengatakan kebakaran yang menghanguskan rumah milik Watini diduga dipicu korsleting listrik dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp200 juta.

Kaleb menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari pelapor bernama Riski pada pukul 10.18 WIB mengenai kebakaran rumah milik Watini.

 Tim Damkar Pos Ngadiluwih kemudian diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 10.20 WIB dan tiba di tempat kejadian pada pukul 10.33 WIB.

"Begitu tiba di TKP, Tim langsung melakukan pemadaman dengan menggunakan dua unit armada Pos Ngadiluwih dengan kapasitas 2.500 liter dan kapasitas 4.000 liter serta 1 unit Damkar Kota Kediri. Api pun berhasil dipadamkan sesuai dengan SOP," jelas Kaleb.

Menurut Kaleb, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp200 juta, sedangkan aset yang berhasil diselamatkan ditaksir senilai sekitar Rp50 juta.

"Berdasarkan keterangan yang didapatkan, kebakaran diketahui ketika pemilik rumah yang habis mandi lalu masuk ke dalam kamar dan tidak sengaja mendengar suara letusan dari sebelah kamarnya," imbuhnya.

Kaleb menambahkan, setelah mendengar suara tersebut, pemilik rumah langsung memeriksa kamar di sebelah dan mendapati api telah membakar ruangan tersebut.

"Diduga api berasal dari konsleting listrik di area kamar tersebut," pungkas Kaleb. (uji/van)