Gudang Mebel di Ponorogo Terbakar, Kerugian Ditaksir Tembus Rp500 Juta

PONOROGO,BANGSAONLINE.com - Kebakaran hebat melanda tempat penyimpanan mebel sekaligus pengolahan kayu di Jalan Makam Ndoro, Kelurahan Mangunsuman, Kecamatan Siman, Minggu (29/6/2026) siang.

Tumpukan kayu, mebel siap jual, serta bahan kimia yang mudah terbakar membuat kobaran api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ponorogo juga sempat mengalami kesulitan memadamkan api akibat keterbatasan akses sumber air dan besarnya kobaran api.

Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ponorogo Bambang Supeno mengatakan, saat kebakaran terjadi tidak ada aktivitas di lokasi sehingga warga baru mengetahui kejadian tersebut setelah api membesar.

"Hari ini kami menerima laporan sekitar pukul 12.45 WIB. Saat petugas datang, api sudah cukup besar sehingga proses pemadaman membutuhkan penanganan ekstra," kata Bambang.

Dugaan sementara, kebakaran terjadi dipicu sisa aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi yang kemudian merembet ke tumpukan kayu di area penyimpanan.

"Memang ada kebiasaan membakar sampah di lokasi. Di atas area juga banyak daun kering. Ditambah musim kemarau dan angin bertiup cukup kencang, api dengan cepat membesar," jelas Bambang.

Proses pemadaman berlangsung cukup sulit karena banyaknya material mudah terbakar di dalam gudang, seperti kayu, mebel jadi, mesin diesel, hingga thinner. Bahkan, beberapa kali terdengar ledakan dari dalam bangunan.

Petugas juga menghadapi kendala keterbatasan pasokan air karena lokasi sumber air cukup jauh dari tempat kejadian.

"Kendala utama kami adalah suplai air. Karena sumber air cukup jauh, kami meminta bantuan PDAM agar proses pemadaman bisa terus dilakukan," imbuhnya.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Hingga sore hari, petugas masih melakukan proses pembasahan guna memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Akibat peristiwa tersebut, kerugian ditaksir mencapai lebih dari Rp500 juta. Namun, nilai tersebut masih bersifat sementara karena pemilik belum dapat memberikan keterangan secara rinci akibat masih syok.

"Kerugian belum bisa kami pastikan. Pemilik masih syok, tetapi perkiraan sementara nilainya di atas Rp 500 juta," pungkas Bambang. 


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: