Buaya tersebut dipelihara sejak era 1990-an, ketika ukurannya masih sebesar lengan orang dewasa.
Seiring waktu, reptil itu tumbuh besar dan tetap berada di halaman rumah yang sama. Setelah sang pemilik wafat, pihak keluarga mengaku tidak lagi mampu merawatnya.
Keputusan evakuasi diambil untuk meminimalkan risiko bagi keluarga, warga sekitar, dan petugas.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Pasuruan, Bambang S., mengatakan proses evakuasi tidak mudah karena kondisi lokasi yang menurun dan licin.










