“Peningkatan kompetensi kader merupakan kebutuhan mendesak agar organisasi tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dalam dinamika sosial yang semakin cepat,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Muslimat NU menekankan pentingnya sinergi dan komitmen bersama menjaga marwah organisasi sebagai pelayan umat.
BACA JUGA:Singgung Peran NU, Kiai Asep: Kita Punya ITS dan ITB Tapi Tak Bisa Buat Motor, Apalagi Rudal
Program penguatan kapasitas ini diharapkan melahirkan kader perempuan berdaya saing tinggi, memiliki kemampuan manajerial, serta mampu mengelola kegiatan organisasi secara efektif di era digital.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah konkret Muslimat NU Tuban dalam menjaga keberlanjutan organisasi dan meningkatkan kontribusi bagi masyarakat,” kata Siti.










