Ia menegaskan bahwa apabila aspirasi tersebut benar berasal dari para kader, maka hal itu mencerminkan persoalan riil yang sedang dihadapi masyarakat, bukan sekadar wacana yang disampaikan atas kepentingan kelompok tertentu.
Menurutnya, peran kader posyandu bukan semata pekerjaan administratif, melainkan bentuk nyata pengabdian kepada bangsa dan daerah.
Ia juga menyoroti persoalan kesehatan masyarakat, terutama tingginya angka kematian ibu dan bayi (AKIāAKB) serta prevalensi stunting di Kabupaten Jember yang masih menjadi tantangan besar di tingkat Provinsi Jawa Timur.
āMasalah ini membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak, termasuk para kader posyandu. Kita harus bersatu untuk menekan angka AKI-AKB dan mengatasi stunting di Jember,ā tegasnya.










