Tak hanya menyampaikan kabar dari pendopo dan kantor OPD, siarannya juga diwarnai musik pop dan rock klasik. Lagu Ebiet G. Ade kerap mengiringi narasi penuh renungan, sementara dentuman band Nazareth membakar pagi dengan semangat.
Usai siaran, Mas Aryan beralih peran sebagai jurnalis media daring. Ia menenteng ponsel dan buku catatan, melakukan wawancara, reportase, hingga menulis naskah berita dengan disiplin tinggi.
BACA JUGA:Wanita Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Dinas Pemkab Bangkalan yang Terparkir di Bandara Juanda
“Menulis itu memberi ketenangan. Saya merasa hidup setiap kali bisa membagi informasi,” tuturnya.
Kesehariannya sederhana. Ia gemar nasi campur, namun pantang jeroan dan alergi ikan pindang.










