Kristin sempat melihat tubuh dua penjambret itu, namun ia tidak sempat melihat nopol motor motor tersebut.
“Saya melihat motor yang menjambret adalah motor berjenis Nmax dan warna gelap antara biru atau hitam. Sekilas, pelaku joki motor berbadan kurus sedangkan yang menarik kalung saya memiliki tubuh agak besar,” jelasnya.
Kristin menceritakan, aksi penjambretan itu membuatnya kaget dan syok sehingga tidak bisa teriak. Sementara warga yang berada di sekitar gapuro tersebut mengaku sempat melihat aksi itu.
“Pada saat kejadian penjambretan saya tidak melihat langsung, karena saya sedang melihat handphone. Namun saya mengerti saat korban perempuan turun dari motornya, dan jongkok di depan rombong saya dengan memegang lehernya karena kesakitan,” ujar Faris, penjual es Oyen di dekat lokasi penjambretan.










