Kakek inisial S saat bersama petugas Damkar Ngawi
NGAWI,BANGSAONLINE.com - Seorang kakek inisial S warga Kecamatan Jogorogo berusia 65 tahun mendatangi kantor pemadam kebakaran Ngawi.
Petugas yang menerima kedatangan kakek itu kaget bukan main kala sang kakek meminta melepas paralon yang terpasang di kemaluannya.
BACA JUGA:
- Gegerkan Warga Karangasri, Jasad Lansia Ditemukan Mengambang di Sungai Bengawan Madiun
- Kaca Depan Pecah dan Sopir Terluka, 3 Pelajar Pelempar Bus Ditangkap di Padas Ngawi
- Rumah di Kanor Bojonegoro Ludes Terbakar, Diduga Dibakar Anak Kandung Pemilik
- Damkar Kabupaten Kediri Padamkan Kebakaran Lahan Tebu di Kandat, Kerugian Ditaksir Belasan Juta
Kakek S mengaku sengaja memasang paralon ke batang kemaluannya dua hari yang lalu.
Tetapi, karena kemaluannya membengkak dan merasa sakit luar biasa hingga sulit buang air kecil, sang kakek memutuskan meminta bantuan petugas Damkar.
"Beliau itu memasang paralon di alat kemaluannya itu 2 hari sebelum laporan minta bantuan melepaskan. Karena dia merasakan sakit yang luar biasa dan tidak bisa buang air kecil akhirnya dia berinisiatif datang ke kami," kata Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi, Purwanto, Rabu (14/5/2025).
Alasan Kakek Pasang Paralon
Kepada petugas, akhirnya korban mengakui bahwa dirinya sengaja memasang cincin paralon di kemaluannya itu supaya kemaluannya tidak bereaksi saat mendapatkan rangsangan seksual. Dia berharap paralon di kemaluannya itu bisa mencegahnya berfantasi.
"Katanya untuk mengantisipasi supaya tidak berhalusinasi atau berfantasi seksual sehingga kemaluannya tidak bereaksi saat dimasukkan pipa paralon air itu," imbuh Purwanto.
Sebelumnya, kakek itu datang ke Kantor Dinas Pemadam Kebakaran Ngawi pagi-pagi buta pada Selasa (13/5/2025). Para petugas Damkar Ngawi dibikin kaget saat kakek itu menunjukkan kemaluannya.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




