“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat yang terdampak tertangani dengan baik. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan BPBD dan dinas terkait untuk percepatan penanganan,” ujar Bupati
BPBD Pamekasan Petakan Banjir di Kawasan Kota
Sementara itu, Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir menyampaikan, Banjir tersebut mulai menggenangi rumah warga sekitar pukul 3:30 WIB, Senin (12/5/2025). Sementara hingga saat ini banjir mulai menyebar ke beberapa titik di wilayah perkotaan.
"5 kelurahan terdampak meliputi Kelurahan Barkot, Barurambat Timur, Jungcangcang, Parteker dan Patemon. 1 desa di Desa Laden, Pamekasan,”ujar Dofir.
Lebih lanjut, Dofir menerangkan, penyebab utama dari bencana banjir yang melanda di Kabupaten Pamekasan ini lantaran curah hujan yang cukup tinggi, sehingga air di sungai meluap ke permukiman warga.
"Adapun titik yang terdampak banjir kelurahan Barkot meliputi 25 KK di Jl Jagalan, 22 KK di Jl Trunojoyo Gang 1, sekitar 10 KK di Jl Jingga. di Kelurahan Barurambat Timur, meliputi RT/RW 03/03, Genteng Timur dan Genteng Barang dengan genangan air hingga jalan perkampungan," ucapnya.
"Sementara di Jungcangcang, banjir terjadi di Jl Ghazali RT/RW 02/01 dengan jumlah terdampak sekitar 10 KK dengan ketinggian air sekitar 15 cm, RT/RW 02/02 130 KK, RT/RW 02/03 145 KK. Jl Sinhaji RT/RW 02/02 130 KK, RT/RW 02/03 145 KK. Jl R Abd Aziz tersebar di RT/RW 01/02 sebanyak 11 KK, RT/RW 02/03 sekitar 32 KK dengan tinggi genangan sekitar 50 cm dan akses jalan ditutup, termasuk halaman Kantor Pajak juga tergenang,” lanjutnya.
Dofir menambahkan, di kelurahan Patemon, banjir juga menggenangi akses jalan Nasional. Tepatnya di Jl. Trunojoyo yang tergenang sekitar 50cm dan mengakibatkan akses jalan ditutup.
Banjir juga menggenangi wilayah Kelurahan Parteker yang mengakibatkan sekitar 100 KK lebih terdampak banjir luapan. Bahkan ketinggian air juga mencapai sekitar 30 hingga 40cm dan membuat aktivitas warga terdampak.
"Untuk Desa Laden, titik terdampak terjadi di Jl Bhayangkara Gang 3 yang mengakibatkan sekitar 80 KK terdampak, RT/RW 02/02 sekitar 15 warga terdampak, Jl Bhayangkara Gang 2 sekitar 120 KK terdampak, Jl Raya Jelmak tergenang dengan ketinggian air sekitar 50 cm, termasuk menggenangi Kantor Lab Pertanian," ujarnya.
Adanya bencana tersebut, Dofir mengerahkan anggotanya untuk menjaga di beberapa titik yang memiliki genangan air yang cukup tinggi tinggi dan menyiapkan bantuan makanan untuk di konsumsi oleh warga.
"Kami telah mendistribusikan sebagian bantuan makanan dan sekarang sedang didistribusikan lagi, untuk ketinggian berfariasi ada yang SE dada dewasa dan sepinggang orang dewasa," tutupnya.
Diketahui, petugas dari BPBD dan FRPB serta Tagana, pihak TNI - Polri terus berjaga di beberapa area titik yang rawan.
Bahkan beberapa unit ambulan disiapkan untuk mengevakuasi warga yang lansia atau lagi sakit. (bel/dim/van)










