Bagus Alit, Sekretaris Daerah Kota Kediri saat memberi arahan. (Ist).
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Kawasan untuk Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Rabu (7/5/2025).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB)
BACA JUGA:
- Warga Jangan Panic Buying! Inflasi Kota Kediri Capai 3,27 Persen pada Mei, Ini Pemicunya
- Jembatan Kaliombo I Tutup Total hingga Desember 2026, Dishub Kota Kediri Siapkan Rekayasa Lalin
- Wali Kota Kediri Jelaskan 3 Raperda, dari Jalanan hingga Cadangan Pangan
- Rumah Kerap Bocor, Nenek 76 Tahun di Kota Kediri Terima Bantuan Bedah Rumah Rp20 Juta
Berlangsung di Ruang Guru SMPN 6 Kediri, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 35 peserta dari kalangan guru dan karyawan sekolah, siswa/siswi, komite sekolah, wali murid, pihak Kelurahan Gayam, dan warga sekitar.
Dalam sambutannya, Bagus Alit, Sekretaris Daerah Kota Kediri, menerangkan kegiatan tersebut juga dimaksudkan dalam rangka pembentukan SPAB di SMPN 6 Kediri.
“SPAB di Kota Kediri yang sudah dibentuk ada tiga, yakni di: SDN Betet 1, SMAN 5 Taruna Brawijaya, SMAN 2 Kediri, insyaAllah selanjutnya SMPN 6 Kediri tahun ini,” ucapnya.
Menurutnya, bencana alam merupakan sesuatu yang tak terelakkan dan bisa terjadi kapan saja, maka dari itu pembentukan SPAB merupakan langkah penting untuk memitigasi Risiko bencana alam.
“Kita membentuk SPAB karena kita ingin memberikan keterampilan kepada masyarakat khususnya dilingkungan sekolah, sehingga pada saat ada bencana, siapa dan harus melakukan apa sudah tahu. Maka dari itu dengan adanya simulasi kita sudah mempersiapkan diri dengan baik sehingga bisa meminimalkan korban,” jelas Bagus.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




