"Pembicaraan tentang migrasi sukarela tidak dapat diterima ketika warga Palestina kehilangan kebutuhan hidup paling dasar," tegas Pangeran Faisal seperti dikutip dari kantor berita Turki Anadolu Agency.
Sikap tegas pemerintah Arab Saudi itu sama dengan sikap pemerintah Turki. Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan secara tegas menolak rencana apa pun yang bertujuan memaksa warga Palestina meninggalkan tanah air mereka. Ia malah meminta Israel untuk segera mengumumkan gencatan senjata.
"Kami menolak semua rencana yang bertujuan memaksa warga Palestina meninggalkan tanah air mereka. Kami mendukung pembentukan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya, berdasarkan perbatasan tahun 1967," tegas Hakan Fidan mengungkapkan sikap pemerintah Turki.
Sebelumnya, Mesir juga menyatakan menolak. Mesir menegaskan sikap tegas: tidak akan menerima pemindahan warga Palestina dari Jalur Gaza ke wilayahnya, termasuk ke Semenanjung Sinai. Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi secara terbuka menyatakan penolakannya dalam konferensi pers bersama Kanselir Jerman Olaf Scholz di Kairo, Rabu, 18 Oktober 2023.










