Selain itu, lanjut Didik, sebagai upaya preventif, pihaknya, juga telah melakukan ramp check terhadap bus-bus serta awak sopir yang pada saat ini bertugas dan Alhamdulillah semuanya dalam keadaan kondisi baik-baik.
"Kami mohon maaf jika selama dalam pelaksanaan kegiatan masih banyak kekurangan, semoga program Balik gratis dapat terlaksana sebagai kegiatan rutin tiap tahun, " tegasnya.
Sementara itu Wakil Wali Kota Kediri Gus Qowim, berharap untuk kedepannya ada penambahan kuota dan route tujuan. Pada tahun ini, ada 4 bus yang diberangkatkan, bertambah dua Bus dari tahun 2024, yang hanya 2 bus.
" Alhamdulillah tentunya ini hal yang luar biasa, Jadi kita bisa memohon kepada Allah pada tahun-tahun ke depan agat bisa bertambah-tambah terus, Artinya Pemerintah Kota Kediri bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat, program ini adalah wujud pelayanan kepada masyarakat," jelas Gus Qowim.
Gus Qowim menambahkan, program balik Gratis ini tentunya hal yang luar biasa, program yang sangat baik. Semoga ini betul-betul bermanfaat bagi masyarakat dan para perantau yang ada di kota Kediri.
Balik gratis menjadi salah satu program penting agar bisa meminimalisir kecelakaan lalu lintas bagi kendaraan roda dua di momen angkutan Lebaran.
"Harapannya nanti di tahun-tahun berikutnya kita bisa meningkatkan layanan mudik gratis ini sehingga bisa mengurangi pemakaian kendaraan pribadi. Masyarakat juga supaya terjamin keselamatannya selama mereka pulang lebaran tahun-tahun berikutnya,"pungkasnya.
Salah satu peserta program balik gratis Kirana Madya Rahina Mahasiswi Hukum UI semester empat merasa senang dengan adanya program balik mudik, pasalnya ia mengaku sudah kehabisan tiket Kereta api untuk balik ke Jakarta.
" Lumayan mas uang tiket bisa untuk keperluan lainya,"ucapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Kediri beserta jajarannya, TNI-Polri, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan atas terselenggaranya Program balik gratis itu. (uji/van)










