Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri mencatat kinerja Industri Jasa Keuangan di wilayah kerja OJK Kediri posisi Desember 2024 tumbuh stabil dan menunjukkan kinerja positif didukung oleh likuiditas yang memadai serta permodalan yang kuat.
Hal itu disampaikan Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, dalam rilis yang diterima BANGSAONLINE, Selasa (25/2/2025).
BACA JUGA:
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Apresiasi Progam Bunga Nol Persen untuk UMKM: Harus Tepat Sasaran
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak hanya tercermin dari peningkatan kredit di sektor Perbankan. Tetapi juga dari peningkatan penyaluran pembiayaan di Perusahaan Pembiayaan dan peningkatan jumlah kepesertaan asuransi.
"Selain itu, juga terdapat peningkatan jumlah Single Investor Identification (SID) di sektor Pasar Modal,"ucap Ismirani.
Masih menurut Ismirani, kegiatan edukasi dan inklusi keuangan serta pelindungan konsumen juga terus diperkuat melalui beragam kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Hal tersebut dilakukan, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan.
Sektor Perbankan, lanjut Ismirani, juga menunjukkan pertumbuhan positif, baik dari sisi penyaluran kredit maupun penghimpunan dana. Kredit perbankan di wilayah OJK Kediri posisi Desember 2024 tumbuh 7,49 persen (yoy) menjadi sebesar Rp88,72 triliun yang didominasi oleh penyaluran kredit pada UMKM sebanyak 60,31 persen dari total kredit.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




