Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri mencatat kinerja Industri Jasa Keuangan di wilayah kerja OJK Kediri posisi Desember 2024 tumbuh stabil dan menunjukkan kinerja positif didukung oleh likuiditas yang memadai serta permodalan yang kuat.
Hal itu disampaikan Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, dalam rilis yang diterima BANGSAONLINE, Selasa (25/2/2025).
BACA JUGA:
- Nama Tunggal di SK, Rais Aam Putuskan Lokasi Munas-Konbes NU di Ponpes Alfalah Ploso Kediri
- Economic Fest 2026 Dibuka, Hipmi Pamekasan Siap Kawal UMKM Naik Kelas hingga Tembus Pasar Dunia
- Libur Panjang Iduladha, Stasiun Kediri Layani Lebih dari 13 Ribu Penumpang
- Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak hanya tercermin dari peningkatan kredit di sektor Perbankan. Tetapi juga dari peningkatan penyaluran pembiayaan di Perusahaan Pembiayaan dan peningkatan jumlah kepesertaan asuransi.
"Selain itu, juga terdapat peningkatan jumlah Single Investor Identification (SID) di sektor Pasar Modal,"ucap Ismirani.
Masih menurut Ismirani, kegiatan edukasi dan inklusi keuangan serta pelindungan konsumen juga terus diperkuat melalui beragam kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Hal tersebut dilakukan, guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri jasa keuangan.
Sektor Perbankan, lanjut Ismirani, juga menunjukkan pertumbuhan positif, baik dari sisi penyaluran kredit maupun penghimpunan dana. Kredit perbankan di wilayah OJK Kediri posisi Desember 2024 tumbuh 7,49 persen (yoy) menjadi sebesar Rp88,72 triliun yang didominasi oleh penyaluran kredit pada UMKM sebanyak 60,31 persen dari total kredit.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




