Soal Korupsi Proyek Lapen Rp12 Miliar di Sampang, Polda Jatim Diminta Segera Tetapkan Tersangka

Soal Korupsi Proyek Lapen Rp12 Miliar di Sampang, Polda Jatim Diminta Segera Tetapkan Tersangka Aktivis yang tergabung dalam Jaringan Antirasuah Jawa Timur saat melakukan demo di Mapolda Jatim. Foto: MUTAMMIM/BANGSAONLINE

SAMPANG, BANGSAONLINE.com - Puluhan aktivis yang tergabung dalam Jaringan Antirasuah Jawa Timur menggelar demo di depan , Kamis (6/1/2025).

Mereka menuntut agar kasus dugaan korupsi proyek lapisan penetrasi (lapen) senilai Rp12 milliar di Sampang diusut tuntas.

Pasalnya, sejak kasus tersebut dilaporkan pada tahun 2022, hingga kini belum juga menetapkan tersangka.

"Seharusnya penyidik memberikan progres penanganan kasus yang ditangani sejak 2 tahun ini, jangan selalu memberikan alibi liar kepada masyarakat, karena ini menyangkut hak rakyat," kata Achmad Rifa'i selaku korlap aksi di depan Mapolda Jatim, Kamis (6/1/2025).

Ia menyampaikan, bahwa program pemulihan ekonomi dampak Covid-19 berupa proyek pemeliharaan berkala jalan kabupaten senilai Rp12 miliar di Sampang telah menjadi sorotan berbagai kalangan.

Karena selain tidak diumumkan di LPSE, pengerjaan proyek lapen dianggap melanggar instruksi yang diterbitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) 5/2020 tentang Prioritas Penggunaan APBD Perubahan tahun anggaran 2020.

"Proyek ini mulai dari awal sudah bermasalah, apalagi hasil pengerjaannya. Kami menduga kepentingan kelompok sangat jelas di balik program pemulihan ekonomi dampak Covid-19," kata Rifa'i.

Aktivis yang getol menyuarakan kasus korupsi ini meminta menyeret oknum-oknum yang terlibat dalam kasus ini. Alasannya, dana insentif daerah tahap II merupakan penghargaan dari pemerintah pusat yang diberikan kepada kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang berhasil dalam menangani pandemi Covid-19.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Akhirnya, Putra Kiai Jombang Tersangka Pencabulan Santriwati Serahkan Diri ke Polda Jatim':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO