Antisipasi Gangguan saat Pilkada 2024, Bawaslu Kota Batu Lakukan Pemetaan TPS Rawan

Antisipasi Gangguan saat Pilkada 2024, Bawaslu Kota Batu Lakukan Pemetaan TPS Rawan Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kota Batu, Yogi Eka Chalid Farobi, saat memberi paparan terkait TPS rawan saat Pilkada 2024.

KOTA BATU, BANGSAONLINE.com Kota Batu tengah melakukan persiapan serius menjelang pelaksanaan . Dengan tujuan mengantisipasi berbagai gangguan dan hambatan pada hari pemungutan suara dan perhitungan suara, melakukan pemetaan terhadap potensi TPS atau tempat pemungutan suara rawan. 

Kegiatan ini akan berlangsung pada 27 November 2024, dan hasil pemetaan menunjukkan terdapat 14 indikator yang menandakan kerawanan TPS, sementara 12 indikator lainnya perlu diwaspadai guna meminimalisir potensi masalah.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, dan Partisipasi Masyarakat Kota Batu, Yogi Eka Chalid Farobi, menjelaskan bahwa pemetaan kerawanan TPS dilakukan dengan mengacu pada 8 variabel dan 26 indikator. Proses pengambilan data melibatkan 24 kelurahan/desa di Kota Batu yang melaporkan sejumlah kerawanan di wilayahnya, lalu dikumpulkan selama 6 hari, mulai 10 hingga 15 November 2024.

"Variabel yang digunakan dalam pemetaan ini mencakup aspek-aspek penting terkait penggunaan hak pilih dan situasi pemilih," ucapnya.

Menurut dia, beberapa indikator yang menjadi perhatian mencakup DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang tidak memenuhi syarat, angka DPTb (Daftar Pemilih Tambahan), serta potensi DPK (Daftar Pemilih Khusus). Selain itu, penyelenggara pemilihan di luar domisili dan situasi bagi pemilih disabilitas yang terdaftar di DPT juga menjadi fokus utama. 

Yogi menegaskan pentingnya mengantisipasi riwayat sistem noken yang dapat mengganggu kelancaran pemungutan suara. Dari analisis yang dilakukan Kota Batu, terdapat 5 indikator potensi TPS rawan yang perlu dicatat. 

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Pasangan Edi Hadiyanto Daftar Bacakada Situbondo ke PPP':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO