SIDOARJO,BANGSAONLINE.com - Tim Forensik Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong mengungkap hasil otopsi terhadap jenazah seorang ibu berusia 50 tahun yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar di RT 5/RW 8, Gang Perahu, Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Kamis (14/11/2024).
Jenazah perempuan bernama Suwati yang merupakan ibu dua anak itu diduga kuat dianiaya anak kandung pertamanya, HK, 30, hingga tewas, pasalnya telah ditemukan tanda-tanda kekerasan di bagian leher dan wajah korban.
BACA JUGA:
- Polsek Sedati Gabungan Cek Dugaan Judi Kartu Remi di Warung Kopi Sedati, Ini Hasilnya
- Santri MTs di Sidoarjo Diduga Dianiaya Pengurus Ponpes, Keluarga Minta Keadilan
- Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Mobil di Sidoarjo
- Sidang Penggelapan Kasur di Sidoarjo: 7 Ponpes Sudah Bayar Lunas, Tapi Uang Rp620 Juta Tak Disetor
Saat dikonfirmasi, Kamis (14/11/2024), Karumkit Pusdik Bhayangkara Porong AKBP dr Eko Yunianto mengatakan, pihaknya menerima kiriman jenazah perempuan sekira 50 tahun asal Kecamatan Waru pada Rabu (13/11/2024) sore.
Selanjutnya, dari penyidik meminta untuk dilakukan otopsi atas izin keluarga korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan dari tim forensik telah ditemukan beberapa temuan, yakni beberapa tanda-tanda kekerasan di area wajah serta leher korban.
"Ada ditemukan luka pada leher yang diakibatkan kekerasan tajam, yang mengakibatkan putusnya pembuluh darah utama leher kiri bagian luar sehingga mati lemas," ujarnya.
Menurutnya, kekerasan yang terjadi disebabkan oleh kekerasan Benda tajam. Dugaan sementara penyebab kematian korban karena luka yang ada di bagian leher.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




