Kabid Kebudayaan Disporabudpar Nganjuk, Amin Fuadi saat foto bersama para narasumber dan peserta Seminar Museum
NGANJUK,BANGSAONLINE.com - Museum Anjuk Ladang yang beradi di jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kauman, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk mendapat perhatian khusus untuk ditata kembali sebagai tempat edukasi yang menarik pengunjung.
Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten nganjuk melakukan kegiatan kajian dan seminar Museum.
BACA JUGA:
- Kunjungi Kantor Baru Disparbud, Bupati Kediri Beri Masukan Operasional Museum
- Bupati Kediri Minta Alur Sirkulasi Pengunjung Museum Daerah Disusun Runut
- Disporabudpar Nganjuk: Masih Perlu Penataan dan Pendanaan untuk Menaikkan Tipe Museum
- Hari Terakhir, Pameran Museum Anjuk Ladang Nganjuk Catat 7 Ribu Pengunjung Sejak Awal Dibuka
Apalagi, berdirinya suatu Museum jadi sarana pengenalan tentang sejarah dan pengetahuan asal muasal suatu daerah.
Kabid Kebudayaan Disporabudpar Amin mengatakan, berbagi upaya dan penataan terkait pelayanan agar cinta museum terus dilakukan.
Maka untuk pencapaian lebih maksimal perlu ada kajian dan seminar terkait penataan benda-benda yang mempunyai nilai histori agar bisa dimengerti dan dipahami. Selain itu juga bertujuan membangun tolak ukur bahwa Museum Anjuk Ladang menjadi wahana edukasi.
"Diakui bahwa Nganjuk memiliki berbagai macam benda sejarah dan benda purbakala, bahkan banyak temuan berbagai fosil yang saat ini menjadi kajian para arkeolog", kata Amin Fuadi, kepada BANGSAONLINE, Senin (30/09/2024).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




