Peserta Festival Ogoh-Ogoh persiapan untuk diberangkatkan. Foto: MUJI HARJITA/ BANGSAONLINE
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Dua puluh satu patung ogoh-ogoh dihadirkan saat festival ogoh-ogoh dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi 1946 Saja di Tugu Garuda, Pare, Kabupaten Kediri Minggu (10/3/2024).
Sebelum arak-arakan ogoh-ogoh, dilaksanakan terlebih dahulu Upacara Tawur Agung Kesanga yang bertempat di sekitar Tugu Garuda Pare.
BACA JUGA:
- Sering Mengamuk dan Ludahi Pengguna Jalan, ODGJ di Kediri Dibawa ke RSJ Lawang
- Wali Kota Kediri Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat, Target Rampung 20 Juni
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
Warga Pare dan sekitarnya tumplek blek untuk melihat arak-arakan ogoh-ogoh. Mereka rela berdiri di sisi kiri dan kanan Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.
Tak ketinggalan, warung-warung kuliner dadakan juga ikut meramaikan acara tersebut. Untuk sementara arus lalu lintas di sepanjang jalan PK Bangsa dialihkan ke jalan lain.
Heri Iswanto, Ketua Panitia Nyepi 2024, menjelaskan Tawur Agung Kesanga ini memiliki makna membersihkan Jagad Bhuana Alit dan Bhuana Agung berdasarkan pada konsep Tri Hita Karana atau menyelaraskan hubungan tiga elemen penting, yakni manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan manusia.

Heri Iswanto, Ketua Panitia Nyepi 2024 (foto: Muji Harjita)
"Untuk hari ini kita sedang melaksanakan Upacara Tawur Agung Kesanga, yaitu upacara untuk membersihkan alam semesta dan menetralisir hal-hal yang negatif yang ada di alam semesta," kata Heri yang juga Sekretaris 2 PHDI (Parisada Hindu Dharma Indonesia) Kabupaten Kediri, Minggu (10/3/2024).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




