Debat Capres ke Tiga di Istora Senayan. Foto: Ist
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Setelah debat ketiga berakhir, Anies Baswedan, calon presiden nomor urut 1, menyatakan bahwa ia tidak melihat Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2. Karena hal tersebut, tidak terjadi momen bersalaman antara Anies dan Prabowo.
"Sesudah selesai saya mencari tapi sudah tidak ada," kata Anies dalam konferensi pers di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (7/1/2024).
BACA JUGA:
- Kiai Asep Berharap Indonesia Keluar dari BoP, Ketua PWNU Jabar: Kiai Asep Dibutuhkan NU
- Prabowo Undang Sejumlah Tokoh ke Istana, Bahas Isu Geopolitik
- Kesepakatan Prabowo-Trump: Produk AS Tak Perlu Sertifikasi Halal, Ini Respons LPPOM dan MUI
- Trump Suka Mendekte, PP Muhammadiyah Khawatir Prabowo Melunak Perjuangkan Palestina
Anies menyatakan niatnya untuk bersalaman dengan Prabowo, tetapi ia mengungkapkan ketidakpastiannya mengenai arah atau lokasi yang harus diambil untuk melakukannya.
"Jadi tidak tahu kemana harus salaman," ujarnya.
Adapun dalam debat kali ini, pembahasan isu antara Prabowo dan Anies sempat memanas. Prabowo bahkan menyinggung gelar Anies sebagai seorang profesor beberapa kali.
Dalam debat saat ini, pembahasan isu antara Prabowo dan Anies sempat memanas. Bahkan, Prabowo sempat menyinggung gelar profesor Anies Baswedan beberapa kali.
Pertama, ketika memberikan respons terhadap tuduhan Anies, Prabowo menyatakan bahwa Anies kurang memahami masalah pertahanan.
"Tadi ya sekali lagi Pak Anies ngomong-ngomong barang bekas, Pak Anies ternyata tidak mengerti pertahanan, saya bersedia Pak Anies, mengundang Pak Anies, di tempat yang Pak Anies suka, saya akan bawa data, saya akan bawa data yang sebenar-benarnya," kata Prabowo di debat capres ketiga, di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




