Kemenag Beri Fasilitas Fast Track Kepada 55.321 Jemaah Haji 2023 di Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Ist
JAKARTA, BANGSAONLINE.com - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan bahwa terdapat 55.321 jemaah haji Indonesia tahun 2023 akan mendapatkan fasilitas fast track di Bandara Soekarno-Hatta.
Proses imigrasi jemaah haji dilakukan sejak di bandara Indonesia sehingga mereka tidak perlu lagi diperiksa paspor dan visanya saat tiba di Arab Saudi.
BACA JUGA:
- Pelaksanaan Haji 2026 Dianggap Ada Energi Baru, Inilah Profil Gus Irfan, Menteri Haji dan Umrah RI
- Idul Adha, Qurban dan Haji: Ritual Berdimensi Revolusi Sosial Ekonomi Paling Dahsyat
- Fenomena Rashdul Kiblat Jadi Momentum Verifikasi Arah Kiblat
- Wamenag Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Sebut Kemenhaj Serius Layani Jemaah
"Jumlah jemaah yang akan dilayani oleh fasilitas fast track sebanyak 55.321 jemaah", ujar Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Hilman Latief pada Jum'at (10/3/2023).
Layanan fast track diberikan setelah kedua negera melakukan rapat koordinasi membahas Mecca Route atau fast track.
Layanan fast track telah ada sejak tahun 2018, pada tahun 2023 ini akan kembali dilaksanakan di Bandara Soekarno-Hatta bagi jemaah dari DKI Jakarta, Banten, Lampung, dan sebagian Jawa Barat.
"Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan, pihak Saudi meminta fasilitas ruang tunggu fast track Bandara Soekarno-Hatta yang lebih luas dan akses yang lebih mudah", tutur Hilman.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




