Kemudian komponen pendidikan naik 0,13 persen dari 7,41 persen menjadi 7,42 persen. Rincian lama sekolah naik 1,43 persen dari 12,58 persen menjadi 12,76 persen, komponen ekonomi (pengeluaran per kapita yang disesuaikan) naik 4,17 persen.
Tak hanya itu, saja tren penurunan angka kemiskinan juga lumayan bagus. Dari sebelumnya 9,7 persen menjadi 8,96 persen. Angka tersebut masih di bawah Jatim yang kemiskinannya tembus 10,49 persen.
Dari sisi pendapatan pada 2022, terealisasi Rp3.352.368.857.825. Sementara dari sisi belanja daerah terealisasi Rp3.450.040.247.082.
Untuk realisasi belanja daerah tahun berjalan (belanja operasional, belanja modal, belanja BTT, belanja transfer) terealisasi Rp2.343.945.791.110. Perinciannya, belanja modal Rp476.867.550.144, BTT Rp11.345.474.996, dan belanja transfer Rp617.881.430.831.










