Kloase korban dalam keadaan meninggal dunia dan semasa hidupnya.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Muhammad Yani (50) asal Mojokerto datang Polsek Gunung Anyar, guna melaporkan dugaan penganiayaan yang menyebabkan putranya MRF (19) meninggal dunia. Penganiayaan tersebut, diduga dilakukan oleh para senior Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya.
Kapolsek Gunung Anyar, Iptu Roni Ismullah saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan tentang tewasnya korban di kamar mandi Poltekpel Surabaya.
BACA JUGA:
- Aksi Jambret di Surabaya Digagalkan Warga, Pelaku Ditangkap
- Ruang Arsip Gedung Penyidik Polres Pelabuhan Tanjung Perak Terbakar, Apa Penyebabnya?
- Terungkap! Diduga Gelapkan Uang Pinjol Jadi Motif Penusukan Satpam di Graha DST Surabaya
- Ngaku Tak Tahan Nafsu, Pria di Surabaya Tega Setubuhi Putri Kandung yang Berusia 17 Tahun Sejak 2025
“Setelah adanya laporan tersebut lantas kita ke lokasi sekolah Poltekpel, dan sempat kita periksa beberapa cctv di sekitar kamar mandi. Namun hanya bisa terekam lalu lalang para siswa keluar masuk kamar mandi, sedangkan aksi pemukulan tidak terjangkau cctv,” ujarnya, Senin (6/2/2023).
Saat Polsek Gunung Anyar ke lokasi kejadian, ternyata korban sudah dalam kondisi sudah tak bernyawa di Rumah Sakit Haji Sukolilo, sejak Minggu (5/2/2023) pukul 20.00 WIB.
Roni juga menegaskan, meski kasus penganiayaan siswa Poltekkes hingga tewas itu ikut dalam wilayah hukum Gunung Anyar, namun kasus tersebut diambil alih oleh Unit Jatanras Polrestabes Surabaya.
“Sekarang kasus itu ditangani oleh Polrestabes Surabaya dan kami tidak melakukan penyelidikan, hanya terima laporan,” tuturnya.

Muhammad Yani (50) asal Mojokerto ayah MRF saat melakukan pelaporan di Polsek Gunung Anyar
Saat ditemui secara terpisah, Ayah korban, Muhammad Yani mengatakan, dirinya kaget saat diinfokan adanya kejadian itu oleh pembina Poltekpel.
“Saya pukul 22.48. WIB dikabari oleh dokter Wati dari Poli Poltekpel, bahwa putra saya meninggal dunia akibat terjatuh dari kamar mandi, saya kaget langsung ke Surabaya,” kata Ayah korban.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




