Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah mendengarkan aspirasi para pendemo. Ia mengklaim bahwa pemerintah daerah telah mengambil langkah-langkan akibat dampak kenaikan harga BBM.
“Bahkan kemarin tanggal 7 September 2022, bupati bersama forkopimda dan jajarannya telah rurun ke lapangan meninjau harga-harga di pasar,” kata Wawan.
“Kami juga melakukan evaluasi dampak-dampak lainnya dari kenaikan ini, dan telah merencanakan skema-skema bantuan yang diperlukan jika terjadi dampak yang lebih luas. Hari ini telah dilaksanakan pencairan BLT,” tambahnya.
Kehadiran sekda tak membuat para pendemo puas. Mereka tetap meminta Bupati Karna menemui para pendemo.










