Festival jajanan pasar ini menargetkan anak-anak muda sebagai pengunjung. Harapannya, selain bisa mencicipi penganan tersebut, para generasi muda juga dapat melestarikannya. Mengingat, saat ini anak-anak muda sudah terbiasa dengan jajanan modern.
"Jangan sampai generasi muda tidak mengenal penganan asli Indonesia. Kita tahu sendiri jajanan pasar itu tanpa pengawet, jadi lebih sehat. Dan yang terpenting ini riil menggerakkan ekonomi masyarakat," tambahnya.
Terpisah, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengapresiasi event ini. Menurutnya, ada sejumlah cara untuk meramaikan pasar tradisional, salah satunya melalui event kreatif seperti festival.
"Apalagi sudah ada media sosial. Nanti kalau orang suka dengan eventnya, lalu posting di medsos masing-masing, itu kan promosi gratis. Ya, ibaratnya dalam endorsement-lah," kata Abu Bakar.










