Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Surabaya menggelar aksi di depan Gedung DPRD Jatim, Kamis (14/04/2022) sore.
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Surabaya menggelar aksi di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Kamis (14/4/2022).
Mereka mengusung spanduk dengan aneka tema. Diantanya tertulis: Hari Ini Kita Kabarkan Perlawanan. Spanduk lain berbunyi protes tentang kelangkaan minyak goreng dan sebagainya.
BACA JUGA:
- Presiden Respons Surel Gus Lilur, Menteri KKP Langsung Terbitkan Permen KP No. 5 Tahun 2026
- Menko Polkam Djamari Chaniago: Siapa Santri Amanatul Ummah yang Ingin Jadi Presiden
- Sistem Ijon, KPK Sebut Kusnadi, Ketua DPRD Jatim 2019-2024 Terima Fee Dana Hibah Rp79 Miliar
- Presiden Rancang Sejumlah Strategi untuk Buka Jutaan Lapangan Pekerjaan, Apa Saja?
Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan para mahasiswa. Diantaranya, menuntut pemerintah menuntaskan persoalan minyak goreng, kenaikan BBM, kenaikan PPN, reformasi agraria hingga aspirasi untuk menunda pemindahan ibu kota.

Tuntutan ini disampaikan langsung kepada unsur pimpinan DPRD Jatim, baik Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak dan anggota DPRD Jatim Noer Soetjipto yang menaiki mobil komando bersama para perwakilan massa.
"Hari ini saya janji, hari ini juga tuntutan kalian akan saya kirim baik kepada Presiden maupun kepada Ketua DPR RI," kata Kusnadi.

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




