"Apalagi saat ini era digital. Paham yang berbau radikal yang dapat memperkeruh NKRI harus kita antisipasi bersama, termasuk kabar hoaks," ujarnya.
Ia menegaskan, Indonesia yang terdiri dari bermacam suku, etnis, dan budaya menurutnya harus terus dijaga keharmonisannya. Tidak boleh ada paham yang bisa menjatuhkan salah satu dari keberadaan mereka.
Dengan adanya wawasan kebangsaan, lanjut politikus PKB ini, setiap warga negara dapat memiliki jiwa sosial yang tinggi. "Sehingga kita menjadi kesatuan yang tidak terpisahkan untuk membangun NKRI ini. Dengan wawasan kebangsaan, kita hidup tenang. Dengan wawasan kebangsaan, kita rukun. Dan, dengan wawasan kebangsaan, kita mengakui perbedaan ras, suku, dan bahasa.
"Intinya, sosialisasi ini dilaksanakan agar masyarakat dan generasi muda lebih memahami ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan. Harus kita luruskan agar kita terhindar dari keterpecahan berbangsa dan bernegara di NKRI," ujarnya.










