“Pejabat yang miskin spritual hampir dipastikan dirinya terputus dari cita-cita para leluhur,” ucap politikus dari Gerindra Dapil Banyuwangi, Bondowoso, dan Situbondo itu.
Terkait 8 nama yang sudah lolos seleksi administrasi, Hadinuddin menyebut semuanya belum memenuhi syarat spiritualitas yang disebutkan. Ia meminta Pansel yang dipimpin M Nuh untuk tidak mengukur calon Sekdaprov Jatim dari kepangkatan dan gelar akademis, tapi harus melihat sisi spiritualitasnya juga.
Ia berharap, Komisi A DPRD Jatim yang membidangi pemerintahan dilibatkan dalam proses rekruitmen calon Sekdaprov Jatim.
“Mewakili masyarakat Jawa Timur, Komisi A perlu memanggil calon-calon Sekda yang sudah lolos. Kalau ternyata tidak memenuhi syarat, Komisi A bisa melayangkan surat ke gubernur,” kata Hadinuddin.










