Pimpinan SKPD Tak Hadir, Hearing Dolly Batal

Pimpinan SKPD Tak Hadir, Hearing Dolly Batal

SURABAYA (bangsaonline) - Dengar pendapat Komisi D DPRD Surabaya yang sedianya akan membahas soal pro dan kontra penutupan Lokalisasi Dolly dan Jarak, batal digelar. Pasalnya, sejumlah SKPD terkait hanya diwakili oleh stafnya, bukan pimpinan sebagai pengambil keputusan.

Sekretaris Komisi D DPRD Surabaya, H Junaedi sebagai pimpinan rapat sebelumnya memberikan kesempatan kepada anggotanya untuk memberikan pendapatnya terkait kondisi rapat yang akan digelar.

Pasalnya, beberapa SKPD seperti Bappeko, Dinsos, Bapemas hanya diwakilkan stafnya, dan hanya Disparta yang langsung dihadiri Kepala Dinas Wiwik Widawati.

Menurut Anggota Komisi D, Masduki Toha rapat tidak bisa di lanjutkan karena dianggap tidak bisa memberikan keputusan. Dia meminta agar rapat ditunda tetapi harus di yakinkan bahwa di rapat berikutnya bisa menghadirkan para kepala SKPDnya masing-masing.

“Bagaimana rapat yang urgent ini bisa dilanjutkan, lha wong yang hadir hanya para wakil, paling-paling hanya bisa menjawab akan kami sampaikan kepada pimpinan kami, padahal persoalan yang kami bahas adalah soal deadline Walikota Surabaya terkait penutupan lokalisasi Dolly dan Jarak tanggal 18 Juni besok itu,” ucap Masduki.

Masduki Toha juga mengatakan, pihaknya selama ini tidak pernah diajak bicara soal rencana penutupan Dolly dan Jarak.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO